Tampilkan postingan dengan label in my mind. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label in my mind. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Oktober 2015

IMO 2015: Have You Done Your Best? Then Let Him Do the Rest :)

Salah satu target saya di tahun ini adalah jadi delegasi IMO (Indonesian Medical Olympiad) di Unhas, Makassar, tanggal 14-18 Oktober 2015, dan puji Tuhan hal ini boleh tercapai :)

Di FK Unsoed, tempat saya belajar, IMO jadi salah satu perlombaan tahunan, yang dipersiapkan.
Dan bisa dibilang ada prestise tersendiri dari fakutas kedokteran setiap univ untuk memberikan yang terbaik untuk almamaternya. Begitu juga almamater saya.

Ada 6 cabang dalam perlombaan ini, Digestive, Musculoskeletal, Kardiorespi, Genitouroreproduksi, Neuropsikiatri, dan satu-satunya cabang internasional untuk Tropical Infection. Kebetulan semua delegasi dari Unsoed tahun ini berasal dari angkatan aktif tertua, 2012. Dan saya ikut mewakili dalam cabang Neuropsikiatri bersama partner saya Rifqi. 

Hari H, tanggal 13 Oktober kami berangkat lebih awal karena perjalanan yang jauh. Kelas kami yang unyu, Hypoglossus menyiapkan spanduk berisi tanda tangan dan pesan dengan tulisan tengah dicetak seperti foto di bawah ini :3

Foto di Pantai Losari memegang spanduk unyu sebelum berlomba :3

Kami juga mendapat petuah dari Sekjur kami, dr. Joko Mulyanto, yang juga menjadi PIC blok yang sedang kami lewati (Medical Research Program, MRP3) sekaligus tutor PBL kami haha (sungguh merasa sangat dimudahkan melewati blok ini berkat beliau). 

"Jangan terpaku sama masa lalu, write your own story,"
pesan dr. Jokmul pada kami mengingat tahun sebelumnya, kakak kelas kami menginspirasi karena meraih medali perak cabang Genitouroreproduksi.

Setelah melewati keunyuan yang membuat terharu, berangkatlah kami dengan elf kampus ke Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta. Dari sana, pesawat kami menuju Bandara Sultan Hasanudin, Makassar. 

Sesampainya di Makassar, kami disambut LO kami, Valeria Velda, dan dia langsung berpesan, "Jalan lurus aja, jangan mau kalau ditawari apa-apa, ini daerah rawan." Velda juga cerita kalau di Makassar, begal bersenjatakan busur dan adik kelasnya yang naik motor baru-baru ini kena di kakinya. Makanya, mereka kalau sudah malam lebih baik menginap di kampus. Wuuu, kerasnya hidup di Makassar. Saya membayangkan mudahnya saya dibegal kalau sekolah di sana, naik motor saja saya cuma kecepatan 30-40 dan menepi di pinggir._.
Kami dibawa Velda ke hotel kami menginap sendiri, makan, dan (tadinya mau belajar tapi akhirnya...) tidur.

Welcome to Makassar :)

Esoknya, kami mencari makanan khas sesuai list yang kami minta dari teman kami yang punya darah Makassar dan makanan pertama kami, Palubasah. Semacam gulai daging, ada parunya juga, kuah kental, enak deh pokoknya. Lalu Velda datang dan jalan deh ke Pantai Losari (belum lomba malah jalan-jalan duluan haha).

Foto-foto di pantai Losari. Foto di tengah saat kami welcoming party.

Lalu kami ke Hotel Grand City, tempat kami akan menginap sampai pulang, dan suasana kompetitif dimulai hahaha. Saya sekamar dengan Ratna dan kami senang karena kami pikir cuma berdua di dalam kamar, sampai jam 2 malam datanglah 2 orang anak dari Univ Tanjungpura (Putri dan Abidah) yang mengambil cabang sama dengan Ratna, Kardiorespi.
Di malam pertama itu, kami juga welcoming party dan technical meeting. Kami senang disambut oleh makanan khas lainnya, macam es pisang ijo, dabu-dabu, dan lainnya. Sempat syok juga saat TM banyak peraturan yang tidak sama dengan di proposal, seperti poin dan tidak adanya radiologi, EKG, EEG, dll di OSPE pemeriksaan penunjang.

Tanggal 15 Oktober, ini waktunya kami berlomba. Berbekal doa dan restu dari orang-orang yang menyayangi kami, serta ilmu yang sudah kami upayakan, kami mengerjakan semampu kami. 
Babak pertama, MCQ 120 soal dalam waktu 100 menit dan OSPE. Untuk MCQ, Rifqi dan saya membagi halaman dan saling mengecek pekerjaan yang kami belum isi. Ada beberapa yang kami ragu, seperti kerja obat dan fase seksual, yang kami kosongkan karena kalau salah -1. Lalu dilanjutkan ujian OSPE (ujian identifikasi lab kalau di kampus saya) untuk 5 soal Anatomi, 5 soal Histologi, 10 pemeriksaan penunjang (5 Patologi Klinis & 5 Patologi Anatomi). Kami bergantian menulis dan saling berbagi tugas melihat. Dan disitu saya rasanya mau bilang "pecat saja deh saya dari asdos" karena saya gegabah  duluan dan banyak soal yang saya tidak bisa.
Babak semifinal dilaksanakan keesokan harinya dengan pengumuman semifinalisnya subuh harinya. Entah kenapa saya sedikit optimis waktu itu walau masih merasa sangat menyesal untuk idennya, jadi kami belajar untuk OSCE untuk semifinal. Tapi ternyata Tuhan berkehendak lain. Kami tidak lolos. Dari Unsoed sendiri, yang lolos cabang Tropical Infection dan Genitouroreproduksi. Antara sedih, kecewa, menyesal, tapi tetap berusaha tenang. Kami pun mengikuti talkshow yang diadakan untuk peserta yang tidak lolos sementara 10 semifinalis dari setiap cabang tetap berlomba MCQ 100 soal dalam 50 menit dan OSCE.
Keesokan harinya, pengumuman 5 tim grandfinalis diumumkan sebelum acara seminar dimulai dan 2 cabang teman kami, tidak lolos. Ternyata rasanya tetap deg-degan walau bukan diri sendiri yang berlomba. 
Setelah mendengar pengumuman itu, teman-teman saya jadi "membolos" jalan ke pulau naik perahu dan pete-pete (angkot setempat), sementara hanya saya dan 2 teman saya yang lain tinggal di symposium. Walau membosankan, tapi saya tidak bisa berbuat bandel. Dan kami pun menonton lomba cerdas tangkas yang termasuk babak final. Hmmm, sempat geregetan rasanya kalau ternyata tahu jawabannya, tapi sudah tak punya hak untuk menjawab :( 

Rangkaian acara ditutup dengan farewell party yang membuat kami sebal karena lama menunggu dan pengumuman pemenang. Dan di hari terakhir, kami city tour ke Benteng Rotterdam, beli oleh-oleh dalam waktu singkat (karena diburu-buru), dan pulang deh (dengan naik pesawat ke Jakarta lalu kereta ke Purwokerto dari Senen). Oya, senangnya di Stasiun Senen, ibu saya menghampiri. Pelukan ibu cukup untuk melepas kangen anaknya yang belum bertemu dari akhir Juli ini :)

Farewell Party

Ya, begitulah. Namanya juga lomba, pasti ada yang kalah dan menang. Saya memang sempat sedih dan menyesal, begitu juga teman-teman lain. Rasanya kami sudah belajar 1-2 bulan (lebih lama dari tahun sebelumnya), sampai begadang jaga malam di kampus, tapi apa daya, lawan kami mungkin lebih pantas untuk menang. Saya tidak bilang kami tidak pantas, karena kalau dari ilmu saya yakin kita semua sama. Namun selalu ada faktor tak terduga yang harus kita terima. Tak apa, setidaknya kami sudah berusaha semampu kami dan hasilnya serahkan pada Yang Di Atas, ya kan? Setidaknya kami juga dapat pengalaman dan bekal untuk adik-adik kami selanjutnya. Setidaknya kami harus bersyukur bisa terpilih sampai di sini, mungkin untuk itu saja, banyak orang yang ingin ada di posisi kami. Setidaknya, kami jadi punya teman-teman baru. Setidaknya, kami selamat pulang sampai Purwokerto kembali. Setidaknya, banyak hal yang masih dapat kami syukuri...

Oya, setelah kurang lebih seminggu, kami mendapat hasil rekap nilai kami. Dan kalian tahu, nilai Rifqi dan saya peringkat 11 untuk babak penyisihan, padahal butuh 10 tim untuk masuk semifinal (dengan Anatomi salah 6 benar 0 hahaha). Hal itu membuat saya membutuhkan waktu seharian, bahkan sampai di dalam Gereja, saya masih merenung dan berkaca-kaca. Tapi Tuhan menegur saya lewat khotbah Frater waktu itu, "Siapakah aku ini Tuhan? Jadi biji mata-Mu. Dengan apakah kubalas Tuhan? Slain puji dan sembah Kau." 
Ya, saya memang masih harus belajar banyak lagi, harus bersyukur diberi kesempatan sejauh ini. Dan sekarang saya hanya bisa membalas dengan memuji-Nya. Toh sejak awal itu motivasi yang sudah saya niatkan dan saya bisa seperti ini juga karena dimampukan oleh-Nya, kenapa saya harus sedih dan kecewa?


Terima kasih sudah diberi pengalaman berharga tentang niat, usaha, dan keikhlasan. 
Memang tidak ada hasil yang mengkhianati usaha. Kita belum tahu saja hasil akhirnya, ilmu yang sudah kita pelajari tidak akan pernah sia-sia kok.   

Kami memang belum meraih medali apapun, tapi kami akan tetap berusaha mencetak generasi emas:)

Sedikit ke-kurangkerja-an kami di sela menunggu Farewell Party

Jumat, 05 Juni 2015

Juni

Tak ada yang salah dengan air hujan di bulan Juni
dibuatnya kumenanti dalam diam penuh harap yang sepi

Tak ada yang salah dari harap di bulan Juni
kumenari tawa dan air mataku

Tak ada yang salah dari air mata di bulan Juni
sesalku membuncah dalam jatuh di sembunyiku

Hanya ada angan dibawa angin di bulan Juni
dan sadarku tiada guna diam menanti di sini

Cukup terjang dan maju!

Rabu, 06 Agustus 2014

He4rtily

Woooww puji Tuhan semester 4 sudah lewat dengan senyum :)
Ada blok "Trio Macan" di semester ini; Respi, Cardio, Diges, dan ada banyak ujian lain yang puji Tuhan boleh terlewati dengan senyum.

Di sini saya belajar semakin banyak. Bukan cuma bagaimana cara baca radiologi dan EKG, jenis obat batuk, apa penyebab dan jenis diare, bagaimana manajemen rumah sakit, tapi lebih dari itu saya belajar bagaimana berjuang dan bersyukur.

Blok Diges, yang paling menjadi momok, membuat saya sering mengeluh capek karena praktikumnya setiap hari dan rasanya tidak kuat belajar lagi malamnya. Berlebihan memang, tapi mungkin saya memang lemah, sampai saya disadarkan kena remed UTU. Hahahaha... Sialnya penyesalan memang selalu datang terlambat, tapi itu tidak masalah selama kita punya niat untuk memperbaikinya. Saya janji deh ga boleh ngeluh lagi selanjunya, selelah apapun itu. Seharusnya saya lebih bersyukur masih diberi kekuatan dan boleh lulus akhirnya :)

Tantangan selanjutnya di semester ini adalah saya mendaftar jadi Asisten Dosen Anatomi. Ini adalah hal kedua yang saya rasa, saya benar-benar mengejarnya, dan puji Tuhan boleh mendapatkannya (hal kedua setelah SNMPTN Tulis untuk masuk Jurusan Kedokteran di univ negeri). Beruntung juga, saya punya teman-teman dan keluarga yang mendukung, terima kasih banyak. Dan saya sadar ini adalah tanggung jawab besar, tapi hati saya lebih menganggapnya sebagai pelayanan.

Yang mau saya katakan di sini adalah: untuk mengejar impian kita, kita harus mau berkorban untuk selalu melakukan yang terbaik, jangan sampai lengah sedikit pun. Klise memang, tapi saya yakin sulit untuk melakukannya.
Dan yang terpenting, serahkan semua yang kita inginkan pada Tuhan dan coba deh motivasikan apapun yang kita lakukan untuk memuji Dia karena untuk itulah kita hidup.
 Keluarga baru saya di Anatomi :)

Paskah 2014, We're still family :)

PMK 2012, tidak komplit memang, tapi saya senang semangat mereka kembali dan semoga tetap kembali

Selasa, 04 Februari 2014

Let's Give our Life Meaning :)

He who has a why to live, can bear almost anyhow

saya pernah ikut sebuah seminar menarik yang membuat saya berpikir tujuan dari hidup saya. setiap tindakan pasti ada tujuannya kan, terus hidup saya  tujuannya apa dong? apa yang selama ini kita lakukan mengalir aja? saya percaya semua ini rahasia Tuhan, tapi manusia harus berusaha dulu kan :)
di seminar itu, yang menarik lagi, kita diajak mikir apa visi (tujuan) hidup kita dan bagaimana kita mencapainya, sikap yang harus kita bangun, relasi yang perlu kita bimbing, sampai sarana buat mendukung semua itu. saya setuju sama isi seminar ini karena sebenarnya saya tipe orang yang harus punya perencanaan dan deadline, gabisa semua hal spontan soalnya saya gampang ga fokus *malah curhat hehe...

Tujuan hidup saya *menurut saya pribadi setelah dipikirkan matang2* adalah bisa jadi tangan kasih Tuhan dalam hidup saya. maksudnya, ya, saya ingin sukses (siapa sih yang gamau), saya ingin punya keluarga yang harmonis, tapi itu semua masih jauh, dan lebih dari itu, saya mau hidup saya bahagia. dan cara biar bahagia menurut saya salah satunya adalah dengan membuat orang lain bahagia, dengan berbagi sama orang lain, selain kita juga dekat dengan Yang di Atas.

Nah bagaimana cara mencapai itu? kalau mau bahagia, pertama kita harus bersyukur ga cuma buat yang sudah kita punya, tapi lebih dari itu juga buat apapun yang tidak kita dapatkan. saya bersyukur ga lulus SNMPTN pilihan pertama saya karena di pilihan kedua ini, setidaknya saya masih bisa mengejar mimpi saya jadi seorang dokter karena banyak orang yang mungkin tidak seberuntung saya, lagipula di sini  saya bertemu dengan orang2 yang sayang sama saya dan saya percaya bisa lebih baik di sini. 

Membuat orang bahagia bisa dari jalan kita masing-masing *saya bukan tipe orang yang suka ubah haluan sih*, bahkan hal kecil yang kita lakukan. dengan mewujudkan cita2 saya sekarang, saya mau mewujudkan tujuan hidup saya itu. pasti ga cuma kebetulan aja kan, kita ada di jalan kita sekarang, Tuhan pasti punya maksud di balik itu :)

Kalaupun ada yang bingung, jalannya sudah sesuai atau belum, boleh ditanya ke hati masing-masing, 
apa yang kamu mau banget dalam hidup kamu?

The meaning of life is to give life meaning



Minggu, 04 Agustus 2013

Minggu, 14 Juli 2013

Setahun Setelah Masa Kotak-kotak Hijau

Gak kerasa udah setahun aja jadi anak kuliahan. Perasaan kemaren masih pake rok abu2, kotak2 ijo, prom, eh ternyata tahun ini umur udah pake baju bebas, udah mau kepala 2 aja ._.
Ngomong2 kuliah, gue ingetin, gue kuliah di Unsoed, itu universitas negeri di Purwokerto, kalo gatau itu dimana, coba buka peta Jawa Tengah ato cari di google map yaa *karena setiap gue bilang kuliah di mana, ga sedikit yang nanya itu di mana ._. gapapa, biar jd inget dikit :p



Oke, di sana gue ambil kedokteran. Dan yak, di masa kuliah ini, gue belajar sangat banyak....
mmm sjauh ini gue baru dapet *gue bilang baru karena masih super buanyak yang lainnya* di semester1: PDSKE (komunikasi gitu), MPK (kayak PKn pas sekolah dulu lah), sama CHEM 1(kesehatan lingkungan) dan di semester 2: BSHB (ini nih yang buat mumet karena belajar smua sistem tubuh selama 5-6 minggu), LC (blok paling enak menurut gue, tentang manusia dari dibuat sampai balik lagi ke tanah), CHEM 2, dan BHL 1 (tentang etika gitu). 
Ditambah sama laboratorium2, yang paling banyak ditanyain, 
"Dith, udah ketemu mayat?" 
"Iya, udah"
"Muntah ga lu? Serem ga?"
"Ga"
"Kok santai sih lu, kalo gue pasti udah muntah"
"Sereman yang suka nongol di acara2 misteri" ciyuuusss .__.

Kayaknya, jadi mahasiswa kedokteran dan kesehatan apapun yang ketemu cadaver di lab anatomi harus mencantumkan di pikiran bahwa: 1. Mereka guru besar kita. 2. Yang namanya guru, pengen muridnya pinter, jadi guru itu baik. 3. Bayangin yah, yang ada tuh mereka yang kasian, disayat, dibuka-buka gitu, dan gabisa ngelawan... ga semua orang meninggal mau digituin kan, makanya mereka harus dihormatin, bukan ditakutin. 4. Kalo ngerasa takut, jijik, ato apapun, liat poin 1-3 apalagi poin 3 :)

Yah itu diaaa... Di sini, gue ga cuma belajar lectures di kuliah ato laboratorium, tapi juga belajar....
1. Hargain waktu. Bayangin SOCA 7 menit nulis sama presentasi aja berharga banget, mau lebih ekstrim? 50 detiiiikkk aja buat OSCE harus dimanfaatkan bener2. Gitu juga kalo mau belajar, ngerjain tugas, kalo perlu, sambil mandi diulang lagi biar inget...
2. Hargain apapun deh. Hargai civitas akademika sampai yang biasa kita abaikan sekalipun. Hargai guru besar yang udah gue ceritain di atas juga. Hargai nilai 0,1 aja deh *pengalaman pernah kena remed nilai cm kurang 0,1 tuh nyeseeeek banget ciyuuusss._. Hargai uang juga *maklum anak kos :p
3. Belajar prioritas. Kapan harus belajar, harus yang mana dulu dikerjain, apa dulu yang harus dibeli, dan sebagainya....
4. Tanggung jawab. Kalo ga merasa punya tanggung jawab, jadi selama ini kita ngapain? Dan lagian, gue pikir2, gue sekarang belajar buat nantinya berhubungan sama nyawa orang. Kalo dari sekarang udah ga tanggung jawab, kasian pasien gue kelak, ya ga?
5. Sosialisasi. Ubah persepsi anak kedokteran itu cupu & kuper. Kita memang banyak belajar, tapi juga jangan belajar sendiri, kita bisa belajar banyak hal dari orang lain, dari organisasi atau kepanitiaan, dan itu bener2 gue rasain :)
6. Refresh dan dukungan itu perlu. Merem bentaaar aja pas lecture tuh rasanya nikmat banget (jangan ditiru) apalagi bisa boci (bobo ciang) dan refreshing lain. Sekadar telpon keluarga juga refreshing tuh, bisa dapet support baru yang bikin semangaaaatt :D
7. Doa. Ini yang paling penting juga. Rasanya pas kuliah ini, doa dan segala kegiatan mendekat ke Tuhan itu rasanya bukan lagi kewajiban, melainkan kebutuhan. Kalo lagi down, butuh dorongan, gue belajar untuk mengandalkan Tuhan dan ga lupa, minta keberuntungan di setiap doa karena setelah dipikir-pikir, hidup ini, apalagi kuliah di kedokteran itu penuh dengan untung2an :)

Gitu deh... 
Mau cerita apa lagi ya? Pokoknya, di sini gue belajar menghargai segalanya dan ga meremehkan apapun deh, gue takut karma ._. Semua yang gue alamin, mau remed sekalipun, gue bersyukur karena gue percaya itu yang terbaik dari Tuhan, dan gue bisa belajar dari apapun, siapapun, di manapun. Sekarang gue menikmati dan mencoba menjalankan yang terbaik yang gue mampu aja, daripada ngoyo terus nanti stress, hiii amit2 .____. 
Ini baru 1 tahun di kedokteran, masih ada 5 tahun lagi *lulus tepat waktu, amiiiiinn* , jadi nikmatin aja :)





ini ceritaku, apa ceritamu? ;)

Senin, 13 Agustus 2012

The Alchemist

Kemarin saya baru membaca buku ini. Ceritanya memang agak butuh berpikir karena menggali tentang hidup, rahasianya, cinta, dan mimpi. Tapi bermanfaat dan saya suka. Saya tidak akan menceritakan lengkapnya, saya juga bingung harus cerita gimana. Saya cuma ingin berbagi karena di dalamnya saya menemukan banyak kata mutiara yang dapat menginspirasi :)

Yang membuat hidup ini menarik adalah kemungkinan untuk mewujudkan impian jadi kenyataan.

Takdir adalah apa yang selalu ingin kaucapai. Semua orang, ketika masih muda, tahu takdir mereka dan perlahan-lahan seiring berjalannya waktu, mereka khawatir dan meninggalkannya.

Beginilah dusta terbesar dalam hidup kita, kita akan kehilangan kendali atas apa yang terjadi pada kita, dan hidup kita jadi dikendalikan oleh nasib.

Ada satu kebenaran mahabesar di planet ini: siapapun dirimu, apa pun yang kau lakukan, kalau engkau bersungguh-sungguh menginginkan sesuatu, seluruh jagat raya akan bersatu padu membantumu... Sebab kehidupan ini ingin kau  bisa meraih takdirmu.

Rahasia kebahagiaan adalah dengan menikmati segala hal menakjubkan di dunia ini, tanpa pernah melupakan tetes-tetes air di sendokmu.

Bagaimana caranya menebak masa depan? Berdasarkan pertanda-pertanda sekarang ini. Kalau kau bisa menaruh perhatian pada saat sekarang, kau bisa memperbaikinya.

Setiap pencarian dimulai dengan keberuntungan bagi si pemula. Dan diakhiri dengan ujian berat bagi si pemenang.

Hanya satu hal yang membuat orang tak bisa meraih impiannya: takut gagal.


Katakan pada hatimu, rasa takut akan penderitaan justru lebih menyiksa daripada penderitaan itu sendiri. 

Setiap orang di dunia ini, apapun pekerjaannya, memainkan peran penting dalam sejarah dunia. Dan biasanya orang itu sendiri tidak menyadarinya.


Maktub (telah tertulis). Kalau aku memang bagian dari mimpimu, suatu hari nanti kau pasti kembali.

Cinta tidak berarti memiliki, tapi dia tak bisa memisahkan keduanya.

Kau harus mengerti, cinta tak pernah menghalangi seseorang mengejar takdirnya. Kalau dia melepaskan impiannya, itu karena cintanya bukan cinta sejati.

Orang dicintai karena dia memang dicintai. Tak perlu ada alasan untuk mencintai.


Ingat, di mana pun hatimu berada, di situlah hartamu berada.

Selasa, 24 Juli 2012

Realis vs Idealis

Cerdas itu ternyata soal luasnya kesadaran akan berbagai realitas.- Alanda Kariza
Bukan cuma kesadaran tentang hal-hal yang idealis - saya

Selasa, 10 Juli 2012

Jatuh, Bangun, Lari !

Terima kasih Tuhan atas semua kesempatan yang Kau berikan. Terima kasih semua atas segala doa dan semangat kalian untuk saya.

Sekarang saya mencoba berdiri lebih tegak daripada diri saya yang dulu.
Bila nanti saya terjatuh, saya akan ingat untuk melihat ke belakang, dan bangun lagi.
Ya, saya harus bisa bangkit dan berlari mengejar mimpi saya.

Begitu juga kalian :)

Jumat, 01 Juni 2012

Janji :")

Saya tahu ada awal, ada akhir. Ada hidup, ada mati. Ada perkenalan, ada perpisahan.
Tapi bolehkah saya menghilangkan hanya bagian perpisahannya saja?

Karena saya senang untuk berjumpa dan nyaman untuk berkenalan,
tapi benci untuk mengatakan selamat tinggal
walau saya tahu itu semua tak bisa terpisahkan

Saya masih ingin merasakan apa yang saya jalani saat ini dan dahulu
walau saya tahu, masa depan terus menunggu saya
dan saya tidak bisa diam di sini terus
Saya harus menatap ke depan atau bahkan berlari menyongsong impian saya

Ya, saya punya banyak asa yang ingin saya raih
Ya, saya punya banyak kenangan dan orang-orang yang senantiasa mewarnai hidup saya
Dan saya tidak akan menghilangkan mereka walau harus ada selamat tinggal
Saya janji :")

Kamis, 19 April 2012

Bosan

Gila!!! Demi apa hari ini saya selesai UN SMA?
Ini berarti saya punya waktu libur sekitar 3 bulan, yeaay :D 
Tapi saya gak tahu apa yang akan saya kerjakan selama itu... 

Oke, setidaknya saya punya beberapa rencana seru:
* Ke SENTUL bareng sahabat saya dan entah apa yang nanti akan kami lakukan di sana saya  yakin akan jadi hal yang super memorable:")

*Ada anaknya temennya pakde saya yang mau nginep di rumah saya (sayangnya cewek :p) selama sebulan gara2 mau ikut SNMPTN. Belum tahu sih anaknya seperti apa, namanya aja gak tahu, tapi pasti sangat mandiri dan rajin. hhmmm...

*Saya mungkin akan mengisi waktu luang dengan baca novel, nulis novel atau blog, dan kalau saya lebih rajin mungkin menyulam apa gitu yang bisa bermanfaat daripada cuma bengong, nonton TV, ke mal *sok rajin*

*Dan pastinya dalam waktu sebulan, saya ikut intensif malem2 di tempat les saya untuk persiapan SNMPTN. Pokoknya harus bisa! Kalau tidak, saya tidak tahu harus gimana lagi untuk mencapai cita-cita saya. Yah, tapi saya percaya pada mimpi saya selama saya berusaha mewujudkannya:)

Hmm, sepertinya masih akan bosan di rumah:( 
Trus ngapain lagi ya? 

Tak usah kita pikirkan ujung perjalanan ini
Sahabat Sejati- Sheila On 7


Tapi saya masih gak berasa kalau saya sudah selesai di Sanur :")


Selasa, 27 Maret 2012

Happy Hunger Life !




Saya dan 2 sahabat saya, Caca, dan MJ nonton film ini untuk melepas penat setelah UAS (Senin, 26Maret 2012). Awalnya saya gak pernah baca ceritanya dan cuma diceritain Caca di taksi karena tahu kami akan telat sampai di bioskop. Dan saya gak nyesel karena filmnya bagus (Y)




Saya tidak mau cerita sinopsisnya, biar Anda nonton sendiri lah, jadi bioskop gak rugi. Saya yakin Anda juga tidak akan rugi menontonnya kok, film ini cukup bisa membuat jantung Anda deg-degan, terharu, atau teriak ngeri. Saya cuma mau bilang kalau saya cukup belajar dari film ini. 

Caca bilang,"Gila ya, mainin hidup orang kayak gitu!" tapi saya pikir film ini bisa jadi cerminan hidup kita juga. Kita hidup dalam sebuah permainan yang sudah diatur oleh Yang di Atas dan kita juga tidak tahu apa yang akan terjadi pada kita. Kita bisa mati kapan saja kalau Dia mau. Dan kita harus pandai mencari teman dan kadang bersikap manis untuk mendapat dukungan, ya kan? 

Bedanya, kita semua terpilih dalam permainan nyata ini, bukan diundi seperti di film itu. Dan tujuan permainan kita bukanlah seorang pemenang yang tersisa, melainkan kebahagiaan yang ingin kita raih. Terserah kita, mau  dengan cara kejam seperti  yang diharuskan di film itu atau dengan cara mulia seperti yang ditunjukkan tokoh utama, Katniss. Kita tidak boleh melulu terpaku pada tujuan yang orang lain inginkan kita untuk lakukan, tapi kita harus tetap peduli dan menjadi diri kita sendiri.

Kadang kita harus berani melawan hal yang salah, tidak cuma dengan mengungkapkan, tapi dengan solusi tindakan. Rela berkorban pun tak jarang harus kita lakukan, terutama untuk orang-orang yang kita sayangi :) 

Dan ini scene favorit saya dalam film ini...



Happy Hunger Life:)

Jumat, 16 Maret 2012

See You Later ;)

A : Don't ever say "good bye"
B : Why?
A : I'm afraid, it sounds like, there will be no "hello" anymore
B : Yeah, so SEE YOU LATER
A : ....
B : It sounds like, we'll say "hello" again :)
     you don't afraid of it, right?


:)

Minggu, 12 Februari 2012

La Vida

Hidup itu ga cuma tentang menang atau kalah. Hidup itu tentang bagaimana kita berjuang mencapai apa yang kita inginkan dan tetap menerima hasil apapun yang terjadi nantinya. 
Setidaknya kita sudah melakukan yang terbaik. 
Setidaknya dalam hidup, Tuhan selalu memberikan yang terbaik. 


Apa lagi yang harus disesalkan?

Senin, 23 Januari 2012

We Were SPECTRUMIZED :)

 

You only have to say the spell LUMOS! 
And we all became the lights shining the dark night...

Thanks for giving me a night to remember in my life, SANURIANS :")




14.01.2012
 Love SPECTRUM,
One for all, all for one :)

Rabu, 18 Januari 2012

Back To December

I'm so glad you made time to see me
How's life? Tell me, how's your family?
I haven't seen them in a while

You've been good, busier than ever
We small talk, work and the weather
Your guard is up, and I know why

Because the last time you saw me
Is still burned in the back of your mind
You gave me roses, and I left them there to die

So this is me swallowing my pride
Standing in front of you, saying I'm sorry for that night
And I go back to December all the time

It turns out freedom ain't nothing but missing you
Wishing I'd realized what I had when you were mine
I go back to December, turn around and make it alright
I go back to December all the time

These days, I haven't been sleeping
Staying up, playing back myself leaving
When your birthday passed, and I didn't call

Then I think about summer, all the beautiful times
I watched you laughing from the passenger side
And realized I loved you in the fall

And then the cold came, the dark days
When fear crept into my mind
You gave me all your love, and all I gave you was goodbye

So this is me swallowing my pride
Standing in front of you, saying I'm sorry for that night
And I go back to December all the time

It turns out freedom ain't nothing but missing you
Wishing I'd realized what I had when you were mine
I go back to December, turn around and change my own mind
I go back to December all the time

I miss your tan skin, your sweet smile
So good to me, so right
And how you held me in your arms that September night
The first time you ever saw me cry

Maybe this is wishful thinking
Probably mindless dreaming
But if we loved again, I swear I'd love you right


I'd go back in time and change it, but I can't
So if the chain is on your door, I understand

This is me swallowing my pride
Standing in front of you, saying I'm sorry for that night
And I go back to December

It turns out freedom ain't nothing but missing you
Wishing I'd realized what I had when you were mine
I go back to December, turn around and make it alright
I go back to December, turn around and change my own mind
I go back to December all the time, all the time



Back To December - Taylor Swift

Senin, 02 Januari 2012

11 : 12

2011.
Ada banyak kegagalan yang membuat saya belajar untuk menerima dan tidak terlalu berharap, yang akhirnya membuat saya bersyukur juga. 
Ada banyak petualangan yang memacu saya menjadi mandiri untuk bertahan di kehidupan yang kejam ini. 
Ada banyak teguran akan sifat memberontak saya, yang kata guru saya untuk membuktikan diri walau saya tidak sadar, tapi teman saya bilang saya berprinsip. 
Ada banyak rencana yang harus saya pertanggungjawabkan. 
Ada janji akan persahabatan yang tak lekang waktu. 
Yang pasti, banyak cerita tentang suka dan duka yang biasa.
Semuanya telah membuat saya makin dewasa, tentu saja.
Semuanya telah berhasil membuka mata saya akan dunia yang fana ini, yang setiap detik bergulir begitu cepat dan saya ingin sangat menikmatinya.

2012.
Apa yang bisa saya harapkan di tahun yang katanya akan menjadi waktu musnahnya kehidupan?
Walau saya tak percaya, tapi saya tak bisa berharap banyak setelah belajar dari tahun kemarin.
Ya, saya punya banyak mimpi yang mau saya capai.
Tapi jujur, saya agak takut menghadapi tahun ini. 
Ada banyak ujian yang menentukan hidup saya di jenjang selanjutnya.
Ada air mata perpisahan yang tidak saya sukai.
Ada pembuktian untuk membanggakan orang tua saya.

Saya cuma bisa berusaha semampu saya, 
kata saudara saya: harus lebih memaksa agar tercapai
Tanpa banyak angan, 
kata teman saya: selalu posisikan diri kita di kemungkinan terburuk
Dan kata ibu saya: realistis! boleh berangan, tapi juga harus lihat kemampuan!

Dan kata saya: apapun yang terjadi, saya harus siap! karena hidup terus berjalan dan saya tak mau ketinggalan dan dipermainkan

Minggu, 01 Januari 2012

Tentang Seseorang

Teruntukmu hatiku, ingin ku bersuara 
Merangkai semua tanya, imaji yang terlintas
Berjalan pada satu tanya slalu menggangguku
Seseorang itukah dirimu kasih
Kepada yang tercinta inginku mengeluh
Semua resah di diri mencari jawab pasti
Akankah seseorang yang diinginkan kan hadir
Raut halus menyelimuti jantungku


Cinta hanyalah cinta, hidup dan mati untukmu

Mungkinkah semua tanya kau yang jawab
Dan tentang seseorang itu pula dirimu
Ku bersumpah akan mencinta 





Anda- Tentang Seseorang (OST AADC)

Kamis, 22 Desember 2011

Naughty Kid Like Me:)

Dear Santa, 

Have you ever been tired of being so spiritful to serve a NAUGHTY kid like me?

need a proof?

Bu Patty
: Begini Bu, Yudith itu sebenarnya punya banyak sikap positif, tapi... dia sering melakukan kesalahan yang DIA SENDIRI GA NYADAR KALO ITU SALAH -_-v

Peace Bu :D

You might think you see who I really am, but you'll never know me:)

Kamis, 08 Desember 2011

Birthday Wishes

1. REFLEKSI! Harus jadi anak yang lebih SADAR :D 
2. Selesai kartul dengan bagus dan niat.
3. Nilai rapor jangan meraaahh
4. Melakukan hal-hal unyu dengan teman-teman tercinta,  terutama lima:")
5. Reuni SD sebelum lulus ( entah kenapa kangeeen merekaaa ) 
6. Biola buat karya tulis, especially this purple one

7. Lagi pengen rok midi nih *random*

8. Tapi, doa tetap hadiah terbaik dan mereka sudah memberikannya :")
9. Somebody to love:)

Setidaknya kalau saat saya sedang "down", saya akan ingat masih banyak orang yang menyayangi saya dan bangkit lagi :")

Muchas gracias:*