Senin, 23 Januari 2012

We Were SPECTRUMIZED :)

 

You only have to say the spell LUMOS! 
And we all became the lights shining the dark night...

Thanks for giving me a night to remember in my life, SANURIANS :")




14.01.2012
 Love SPECTRUM,
One for all, all for one :)

Rabu, 18 Januari 2012

Back To December

I'm so glad you made time to see me
How's life? Tell me, how's your family?
I haven't seen them in a while

You've been good, busier than ever
We small talk, work and the weather
Your guard is up, and I know why

Because the last time you saw me
Is still burned in the back of your mind
You gave me roses, and I left them there to die

So this is me swallowing my pride
Standing in front of you, saying I'm sorry for that night
And I go back to December all the time

It turns out freedom ain't nothing but missing you
Wishing I'd realized what I had when you were mine
I go back to December, turn around and make it alright
I go back to December all the time

These days, I haven't been sleeping
Staying up, playing back myself leaving
When your birthday passed, and I didn't call

Then I think about summer, all the beautiful times
I watched you laughing from the passenger side
And realized I loved you in the fall

And then the cold came, the dark days
When fear crept into my mind
You gave me all your love, and all I gave you was goodbye

So this is me swallowing my pride
Standing in front of you, saying I'm sorry for that night
And I go back to December all the time

It turns out freedom ain't nothing but missing you
Wishing I'd realized what I had when you were mine
I go back to December, turn around and change my own mind
I go back to December all the time

I miss your tan skin, your sweet smile
So good to me, so right
And how you held me in your arms that September night
The first time you ever saw me cry

Maybe this is wishful thinking
Probably mindless dreaming
But if we loved again, I swear I'd love you right


I'd go back in time and change it, but I can't
So if the chain is on your door, I understand

This is me swallowing my pride
Standing in front of you, saying I'm sorry for that night
And I go back to December

It turns out freedom ain't nothing but missing you
Wishing I'd realized what I had when you were mine
I go back to December, turn around and make it alright
I go back to December, turn around and change my own mind
I go back to December all the time, all the time



Back To December - Taylor Swift

Senin, 02 Januari 2012

11 : 12

2011.
Ada banyak kegagalan yang membuat saya belajar untuk menerima dan tidak terlalu berharap, yang akhirnya membuat saya bersyukur juga. 
Ada banyak petualangan yang memacu saya menjadi mandiri untuk bertahan di kehidupan yang kejam ini. 
Ada banyak teguran akan sifat memberontak saya, yang kata guru saya untuk membuktikan diri walau saya tidak sadar, tapi teman saya bilang saya berprinsip. 
Ada banyak rencana yang harus saya pertanggungjawabkan. 
Ada janji akan persahabatan yang tak lekang waktu. 
Yang pasti, banyak cerita tentang suka dan duka yang biasa.
Semuanya telah membuat saya makin dewasa, tentu saja.
Semuanya telah berhasil membuka mata saya akan dunia yang fana ini, yang setiap detik bergulir begitu cepat dan saya ingin sangat menikmatinya.

2012.
Apa yang bisa saya harapkan di tahun yang katanya akan menjadi waktu musnahnya kehidupan?
Walau saya tak percaya, tapi saya tak bisa berharap banyak setelah belajar dari tahun kemarin.
Ya, saya punya banyak mimpi yang mau saya capai.
Tapi jujur, saya agak takut menghadapi tahun ini. 
Ada banyak ujian yang menentukan hidup saya di jenjang selanjutnya.
Ada air mata perpisahan yang tidak saya sukai.
Ada pembuktian untuk membanggakan orang tua saya.

Saya cuma bisa berusaha semampu saya, 
kata saudara saya: harus lebih memaksa agar tercapai
Tanpa banyak angan, 
kata teman saya: selalu posisikan diri kita di kemungkinan terburuk
Dan kata ibu saya: realistis! boleh berangan, tapi juga harus lihat kemampuan!

Dan kata saya: apapun yang terjadi, saya harus siap! karena hidup terus berjalan dan saya tak mau ketinggalan dan dipermainkan

Minggu, 01 Januari 2012

Tentang Seseorang

Teruntukmu hatiku, ingin ku bersuara 
Merangkai semua tanya, imaji yang terlintas
Berjalan pada satu tanya slalu menggangguku
Seseorang itukah dirimu kasih
Kepada yang tercinta inginku mengeluh
Semua resah di diri mencari jawab pasti
Akankah seseorang yang diinginkan kan hadir
Raut halus menyelimuti jantungku


Cinta hanyalah cinta, hidup dan mati untukmu

Mungkinkah semua tanya kau yang jawab
Dan tentang seseorang itu pula dirimu
Ku bersumpah akan mencinta 





Anda- Tentang Seseorang (OST AADC)

Kamis, 22 Desember 2011

Naughty Kid Like Me:)

Dear Santa, 

Have you ever been tired of being so spiritful to serve a NAUGHTY kid like me?

need a proof?

Bu Patty
: Begini Bu, Yudith itu sebenarnya punya banyak sikap positif, tapi... dia sering melakukan kesalahan yang DIA SENDIRI GA NYADAR KALO ITU SALAH -_-v

Peace Bu :D

You might think you see who I really am, but you'll never know me:)

Senin, 19 Desember 2011

Antara Anak Kita dan Rumah Kita

Y  : eh jadi nanti anak2 kita... *ngomong ke F
M : hah? *bingung
Y  : hah? iya, jadi anak kamu bareng sama anakku aja di depan *ngomongin tugas dalam suatu acara sekolah di mana Y dan F jadi ketua seksinya*
F  : oke deh
P  : kita dong, RUMAH KITA ya *tos sama M* #mentangmentangrumahdeket
Y  : kita dong ANAK KITA *mau tos sama F*
Y & F : eh lho--" *ga jadi tos

Selasa, 13 Desember 2011

nothing, but missing you:)

I can't say it directly, but I feel something's missing.
Hey, I think I miss you, or at least just a saying from you on my birthday.
Did you forget or what?

Kamis, 08 Desember 2011

Birthday Wishes

1. REFLEKSI! Harus jadi anak yang lebih SADAR :D 
2. Selesai kartul dengan bagus dan niat.
3. Nilai rapor jangan meraaahh
4. Melakukan hal-hal unyu dengan teman-teman tercinta,  terutama lima:")
5. Reuni SD sebelum lulus ( entah kenapa kangeeen merekaaa ) 
6. Biola buat karya tulis, especially this purple one

7. Lagi pengen rok midi nih *random*

8. Tapi, doa tetap hadiah terbaik dan mereka sudah memberikannya :")
9. Somebody to love:)

Setidaknya kalau saat saya sedang "down", saya akan ingat masih banyak orang yang menyayangi saya dan bangkit lagi :")

Muchas gracias:*

Iklan Minum

Saat saya sedang belajar serius untuk ulangan umum, tiba-tiba adik saya (Adrian) membuka kamar saya...
Adrian : *buka pintu kamar saya, minum sesuatu di cangkir
Saya    : *menatapnya, menunggu dia mengatakan sesuatu
Adrian : *SENDAWA, menutup pintu kamar saya
Saya    : *makin heran... apa sih lu hahaha
Adrian : *buka kamar saya lagi
              kalo mau minum, ambil sendiri tuh di kulkas *meletakkan cangkir bekas dia minum di meja
Saya    : .....

Saya jadi berasa baru nonton iklan minuman dengan ade saya sebagai bintang iklannya --"

Minggu, 20 November 2011

Is It A Fairytale?

Cause I'm not your princess, this ain't a fairytale
I'm gonna find someone someday who might actually treat me well
This is a big world, that was a small town
There in my rear view mirror disappearing now

And its too late for you and your white horse
Now its too late for you and your white horse, to catch me now
...





White Horse- Taylor Swift

Hermione








I like this character, smart, beauty, and brave
oh, don't forget her love story too :D
 




but I forgot where I got this image :p

Minggu, 13 November 2011

Ngopi Buku

Jam pelajaran perpustakaan. Saya mencari buku untuk bahan karya tulis saya...

Saya       : Duh, rasanya gw pengen ngopi ini nih (sambil menunjuk buku yang saya temukan)
Teman 1 : Foto aja lah!
Teman 2 : Minum vanilla latte aja Dith. Enak lho rasanya...
Saya & teman 1: .....


Sabtu, 12 November 2011

Pacaran

Suatu malam, saat saya sedang belajar untuk ulangan esok harinya, ibu saya masuk ke kamar saya....

Ibu    : Dith, si (nama saudara saya) udah punya pacar lho...
Saya : Udah tau kok.
Ibu    : Kok bisa tau?
Saya : Dari facebook.
Ibu   : Emang kalo orang pacaran ditulis gitu di facebook?
Saya : Iya, kan ada statusnya. In relationship gitu.
Ibu   : Ih, norak amat. Baru pacaran aja ditulis-tulis. Trus kalo ga ditulis pacarnya marah?
Saya : .... 
          Bu, mana aku tahu. Aku kan belum pacaran :(
Ibu   : Oh iya.

...... 

Saya menceritakan ke teman saya esok harinya, lalu teman saya memberi tanggapan yang pernah diucapkan orang tuanya tentang pacaran. Kemudian saya menceritakan tanggapan itu pada ibu saya lagi dan ia cuma berkomentar:

Ibu   : Ibu juga mau kayak gitu ah. Nanti kalo kamu pacaran, ibu mau ikutin.
Saya : ( dalam hati ) Waduh gawat! Apa-apaan nih coba :s
Ibu   : Tapi pacaran tuh nanti aja. Sekarang konsentrasi belajar dulu yang bener. Kalo udah ga tergantung orang tua, baru pacaran.

Oke deh Bu, tapi nanti kalo gitu, nikahnya ketuaan dong... 
Yah tapi pokoknya saya tetap pada prinsip saya kok, saya mau pacaran sesudah lulus SMA :) 

*apaan sih saya ini. kayak udah ada yang mau aja*

Jumat, 04 November 2011

Their Doodles;)


inspired by V for Vendetta -Putri's version


 My headmistress should see this (Y) -Shannen-


Bella's tiny silly plankton, it looks like in Spongebob, doesn't it?


Benben's cute monster & Ernest's cute little girl


 Rosy's trademark -bohay cow ass ._.



and many other more... 
I'm on purpose asking my friends to draw or write anything in my book,
I think I'll need it to remind me about my beautiful school life and crazy friends 
when I grow older and older and don't meet them for a very long long time or even anymore
I'll miss them so bad :")

Hati Kita Cuma Butuh Satu Rasa

Aku membayangkan dunia yang indah dengan kupu liar yang menari-nari, tak ada senyum sinis pepohonan dan sayup yang memekik tengah malam, tapi kamu diam seribu bahasa dan terdengar jeritan jam dinding yang membuatku berhenti tertawa dan menatapmu, tersadar walau kita dekat, hati kita tak sampai lekat

Aku membayangkan dunia yang kelabu, terdengar sayup tertawa, tak ada pepohonan yang menari-nari tengah malam dan kupu liar yang sinis, tapi jam dinding masih memekik dan aku pun menjerit, membuatmu berhenti tersenyum dan menatapku, tersadar kalau beribu bahasa pun tak bisa sampai di hati kita

Aku membayangkan dunia yang putih, hanya ada aku dan kamu menari-nari di dalamnya, tak ada lagi jeritan kupu liar yang memekik dan tawa pepohonan tengah malam, tapi jam dinding masih tersenyum sinis dan terdengar sayup yang membuat kita berhenti dan saling menatap lekat, tersadar hati tak sampai seribu bahasa, 

hati kita cuma butuh satu rasa 



terinspirasi dari puisi "Kuharap Kau Menemukan Bulan"
dibuat saat senggang untuk menghilangkan kepenatan hidup

Senin, 31 Oktober 2011

Kata Tak Terucap

Rasus menjatuhkan pundak dan menunduk. Dia kelihatan sulit menemukan kata-kata.
".... Aku tak bisa berkata apa-apa sebab aku akan segera berangkat ke tempat yang jauh dan entah kapan kembali. Maka begini saja, Kek. Bila ada lelaki baik-baik yang berniat mengambil Srintil maka bantulah keduanya. Tetapi bila ada lelaki yang datang hanya untuk bermain-main, tolong katakan kepada Srintil sekarang dia tidak boleh berperilaku seperti dahulu, Aku yang melarangnya, Kek."

Rasus
Jantera Bianglala


Apa kalian bisa merasakan hal yang sama seperti saya saat membaca ini?

Senin, 17 Oktober 2011

Ketidakadilan Dunia vs Batin yang Tenang

Begitu sampai Wisma Samadi, kami dibagi teman sekamar. Sharlene, Suzong, dan saya sekamar di kamar nomor 23, itu yang saya dengar. Begitu masuk kamar dan sudah bagi ranjang, tiba-tiba Tania masuk kamar. 
kami kaget karena katanya dia juga di kamar nomor 23 padahal ranjangnya cuma 3 biji. Lalu kami tanya pembina kami. Sementara itu, Dita dan Susan juga lapor karena mereka di kamar 35, sedangkan kamar 35 itu terpencil di tempat cuci piring.
Saya       : Saya salah denger ya Bu?
Pembina : Ga kok. Tunggu sebentar ya... Yudith, kamu ikut saya.
Saya     : Hah, saya sekamar sama Ibu? *syok setengah mati gilaaa, ini retret terakhir saya dan masa saya sekamar pembina? Ga seru banget kan?!*
Dita        : Tenang Dith. Eh jangan-jangan kita malah sekamar.
Dan ternyata benar. Saya sekamar Dita dan Susan, di kamar 32, bukan 35 untungnya...
*

Sesuai peraturan, retret kami SILENTIUM. Tidak boleh ngobrol. Tidak boleh kontak mata (yah walau tidak ada yang dimarahin karena kontak mata sih). Yang melanggar, akan tereliminasi. Tapi intinya peraturan cukup ketat dijalankan. Kami harus bicara bisik-bisik kalau mau bicara.

Dan banyak teman-teman yang menurut saya cuma kurang beruntung karena tertangkap saat bisik-bisik sehingga dimarahi oleh guru sampai dipanggil ke ruang romo, diancam disuruh pulang. Kenapa saya bilang kurang beruntung? Karena masih banyak teman lain yang ngobrol bisik-bisik. Gini aja yah, siapa sih yang tahan ga ngomong selama 4 hari? Intinya kan semua pasti melanggar aturan yang itu, tapi cuma beberapa aja yang ketahuan dan diancam tereliminasi kalau sudah sering ketahuan ngobrol.

Tapi menurut saya, pelaksanaan aturan ini agak tidak adil. Nama sepertinya membawa persepsi tersendiri bagi yang mendengarnya. Maksudnya, ada nama yang sudah membawa pemikiran buruk dari orang-orang duluan, padahal dia tidak melakukan apa-apa. Atau orang lain juga melakukan hal yang sama-sama salah seperti dia, tapi karena namanya yang sudah dicap negatif duluan, cuma dia saja yang dihukum. Padahal, apa salahnya sebuah nama coba?

Sedihnya, dari sekian banyak nama, teman sekamar saya, Dita yang kurang beruntung, harus tereliminasi beneran. Yah, dia memang sering ditegur dan katanya itu sudah keputusan pembina dan romo, jadi mau gimana lagi. Begini nih kronologisnya. Di hari ketiga, Dita dan beberapa teman dipanggil ke ruang romo. Sampai makan siang, teman saya ada yang nangis. Dalam hati saya pikir, nanti saja saya tanya Dita pas di kamar, dia pasti mau cerita. Eh habis makan siang kan ada waktu bebas sampai jam 4 (harusnya sih tetap ga boleh ngobrol), saya baru mau mandi ketika Dita masuk kamar.

Saya : Tadi lu diapain Dit?
Dita  : Disuruh pulang gue Dith.
Saya : Hah iya?? Siapa aja yang disuruh pulang?
Dita  : Cuma gue doang.
Saya : *menyebutkan nama teman-teman yang tadi dipanggil bersama Dita*
Dita  : Ga Dith, cuma gue doang.
Saya : Serius Dit? Kapan pulangnya?
Dita  : Sekarang. Nih gue mau beres-beres.

Sumpah saya kaget, tidak nyangka peraturan tentang pulang itu benar-benar dijalankan. Saya langsung ga jadi mandi, nungguin Dita beres-beres terus turun. Dan setelah dia beres-beres, spontan saya meluk dia dan dia meluk balik, rasanya sedih teman sekamar saya berkurang satu.

Trus saya mau mandi dan ketemu Myra, si ketua retret. Kami berinisiatif minta maaf sama pembina. Menurut saya ini kan wajar, ketua minta maaf gitu, tapi pembina tetep kekeuh mengeliminasi Dita dan katanya marah-marah juga akhirnya ke Myra. Tapi kenapa cuma Dita sendiri? Ini nih yang saya bilang ga adil. Well, dia memang ngaku salah, dia ngaku tadi ngobrol. Tapi... saya juga ngobrol kok, yang lain juga pasti ngobrol, untung aja pembina ga negur. Tapi kenapa?

Begitu selesai mandi, Susan sudah di kamar, tadi pas Dita pulang, dia lagi mandi jadi ga liat. Katanya, teman-teman banyak yang ke kamar, ngecek koper Dita sudah ga ada. Padahal Dita bilang nanti dia mau cerita ke kami pas malam, seperti malam sebelumnya, kami suka cerita-cerita ditegur atau sekedar galauan anak kelas 3 SMA gitu. Eh, siangnya malah Dita udah tereliminasi (persis kayak di AFI yang kalau pulang bawa koper). Saya dan Susan jadi sedih, tapi tetap, kami mengobrol random malamnya karena belum mengantuk, sampai jam 12 malam. Yang saya kagumi dari Dita, dia tetap santai dan mengakui kesalahannya. Mungkin, dia teman paling berani yang pernah saya kenal (Y)

Yah, begitulah kisah di kamar retret saya. Saya jadi merasa beruntung karena dipindahkamarkan, bukan berarti saya ga mau sekamar Sharlene-Suzong awalnya, tapi karena pindah saya jadi bisa mengalami apa yang tidaksemua orang alami. Balik, soal retret. Sangat berkesan dan tidak biasa memang. Kami hanya tersenyum kalau berpapasan, tidak ada kata terucap. Apalagi sejak Dita pulang, saya berusaha tidak ngobrol karena tidak adil kalau tidak ditegur, sedangkan Dita sudah pulang karena ngobrol.
**

Oh ya, ada beberapa hal yang saya sukai selama ret-ret di Wisma Samadi ini. 
Pertama: spot favorit saya : di bawah, batu paling dekat kolam. Entah kenapa, rasanya tenang meditasi di situ sambil mengamati gerak ikan dan kupu-kupu yang terbang (maksud saya, ikannya berenang, kupu-kupunya terbang). Walau tiba-tiba ada kodok yang datang dan saya harus pergi.
Kedua: banyak kupu-kupu di taman dan Ben-ben mengajari saya menangkapnya walau saya tidak pernah berhasil. Ya, saya sangat suka tamannya dan tidak pernah bosan walau sudah 4 kali ke sana.
Ketiga: pada malam ketiga, saya duduk di taman sekitar jam 7an. Bulan purnama berwarna kuning. Bintang bertaburan di langit malam. Sumpah bagus banget! Kapan lagi liat pemandangan langit malam sebagus itu? Di Jakarta sih ga ada bintang...
Keempat: Wisma Samadi terkenal akan makanannya. Dijamin kalau retret di sana ga akan lapar, justru pas SD saya dan teman-teman selalu nambah makannya. Cuma sekarang sudah SMA, jadi yaa jaim sedikit bolelah :p
Kelima: suara bel romo. Gemanya panjang dan menenangkan jiwa. Romo belinya di mana ya?

Sayangnya, ini retret terakhir saya di Wisma Samadi. Saya akan kangen pengalaman retret saya di sana, apalagi yang terakhir ini karena beda banget dan cuma gelombang saya yang dapat model retret meditasi. 
 ***

Inti dari retret ini adalah BATIN yang TENANG. Kalau sudah mencapai itu, kita dapat melakukan kebaikan dan tahu apa yang harus dilakukan. Untuk mencapainya, kita harus menyadari suatu objek, jangan dilawan dan menyadari kotoran-kotoran batin di sekitarnya.

11-14 Oktober 2011

The Inner Peace

Ting.... bunyi bel khusus meditasi yang panjang terdengar sangat menenangkan
"Segala sesuatu muncul dan lenyap begitu cepat dalam hidup ini. Sadari dan rasakan..."

Beruntungnya saya dan teman-teman mengikuti retret selama 4 hari (11-14 Okt 2011) di Wisma Samadi (after 4 times being there, will miss this peaceful place so much :") Kami mendapat model retret meditasi (silentium) dengan bimbingan Romo Sudrijanta. Beliau memberi banyak kata-kata mutiara selama penjelasannya, terlepas dari praktek meditasi itu sendiri, di mana kami dapat duduk rileks bersila menutup mata atau berjalan dalam keheningan seperti zombie.
Berikut beberapa kata-kata yang menginspirasi saya:
Saya : Romo, kalo kita ingin orang lain menerima pendapat kita, kayak adu argumen gitu salah ga? Kan tiap orang punya pendapat berbeda, tapi tadi kata Romo, keinginan itu dosa.
Romo : Adu pendapat itu boleh saja asal tempatnya sesuai.... Makanya kamu butuh BATIN YANG JERNIH untuk bisa mengungkapkan pendapat secara bebas.

Kebaikan yang dilakukan untuk melawan kejahatan sama saja dengan kejahatan itu sendiri. Segala sesuatu yang melawan pasti punya unsur yang dilawan. Kebaikan yang sejati berasal dari BATIN YANG JERNIH.
Kadang bukan Tuhan yang menciptakan kita, tapi kita yang menciptakan Tuhan
Kalau kita puas, kita bersyukur. Kalau tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan, kita berkata Tuhan tidak adil. Itulah doa kita.
Pasangan yang baru memulai hubungan akan saling banyak bicara, tapi pasangan yang sudah tua cukup saling mendengarkan dan bergandeng tangan. Begitulah seharusnya doa, cukup hening saling mendengarkan.

 dan masih banyak kata-kata mutiara lainnya yang menginspirasi saya...

Terima kasih Romo untuk bimbingannya. Meditasi pasti akan saya lakukan kalau ada waktu luang dan kalau saya butuh ketenangan batin. Ini mungkin akan jadi retret terakhir saya seumur hidup....  

Saya dengan sangat, mendesak anda untuk tidak menyia-nyiakan hidup anda karena segala sesuatu muncul dan lenyap begitu cepat. 
Ting... 


yah kira-kira kata-katanya begitulah intinya...

Minggu, 09 Oktober 2011

Cuma Mau Merengkuhmu Erat

Hari itu, tanggal 6 Oktober 2011, saya menemukan kupu-kupu ASLI yang baru saja mati. Kupu-kupu malang ini hampir terinjak oleh teman saya  yang tidak ber-perikebinatang-an, jadi daripada mati sia-sia, kupu-kupu itu saya ambil. Mau saya abadikan untuk koleksi, di rumah saya punya kupu-kupu bermotif sama tapi sudah terpisah-pisah bagiannya. Kan lumayan yang ini masih utuh.

Jadi saya menaruhnya di meja saya dan teman-teman sekelas yang melihat nampak antusias dengan berbagai kometar unik:
 
Teman 1 : "Iih mirip banget"
Saya       : "Apanya?"
Teman 1 : *mendekat* "ooo kupu-kupu beneran ya, gw kira lu makan kue bentuk kupu-kupu. Hebat banget  yang buat hahaha"

Teman 2 : "Aaaa... apaan tuh?" *menghindar*
Saya      : "Kupu-kupu. Lucu yaaa"
Teman 2 : "Maigaat kaget gw. Gw jijik sama serangga "

Teman 3 : "Itu kupu-kupu asli?"
Saya      : "Iya, tadi pagi gw nemu"
Teman 3 : "iih mau pegang dong, tapi gw takut"
Saya      : "Kenapa? pegang aja lagi" *memberikan kupu-kupu itu dan akhirnya dia berani memegangnya*

Teman 4 : "Ini kupu-kupu?" 
Saya      : "Yup. Bagus yaa"
Teman 4 : *bernapas biasa, kupu-kupu melayang* "Lemah banget, gw napas biasa aja terbang hahaha"

Teman 5 : "Itu apaan sih?"
Saya       : "Kupu-kupu"
Teman 5 : "Itu kupu-kupu beneran? Omaigaaat ITU KUPU-KUPU BENERAN" *dengan nada yang berbeda dan dia mengaku antimonoton*

Teman 6 : "Iiih kupu-kupu" *menaruh benda di meja saya dan kupu-kupu melayang jatuh*
Saya       : "Iiih jangan nanti kupu-kupunya robek"
Teman 6 : "Mau pegang dong"
Saya       : "Gak boleh. Lu ga berperasaan, nanti robek"
Teman 6 : "Plis mau pegang doong"
Saya       : "No no no" *menaruh kupu-kupu di tangan dan menghindarkannya dari teman saya yang tidak berperasaan itu*

Saya senang menemukan kupu-kupu hari itu walau sudah mati sekalipun. Dan saya sudah berusaha melindunginya dari tangan-tangan teman-teman saya yang jahil atau hembusan angin yang terlalu jahil dengan menangkupkan kedua tangan saya (dan kupu-kupu itu di dalamnya). Tapi entah karena tangan saya berkeringat dan lembab atau karena memang sifatnya yang terlalu rapuh, ia semakin terkoyak. Dan justru jadi saya sendiri yang merusaknya. Padahal saya kan mau menjaganya agar tidak robek...
Akhirnya saya dengan berat hati meletakkan kupu-kupu itu di taman SD, di antara tanaman-tanaman yang subur.

Satu hal yang saya pelajari dari hal ini: 
Semakin kita merengkuh sesuatu erat, semakin kita justru mengoyaknya.
Semakin kita menginginkan sesuatu dan mengekangnya, semakin ia akan mecoba melepaskan diri dari kita. Sama saja kan?

Selamat tinggal kupu-kupu malang. Semoga kau tenang di alam penuh bunga sana. Maafkan aku tidak bisa menjagamu utuh :")

Boring Time

klik di sini dan lihat apa yang murid sekolah lakukan saat kebosanan melanda di tengah jam pelajaran sekolah, sekaliber Sanur sekalipun : D


Digambar dari kisah NYATA



Made by: my best friend, Putri :)